Janji Bertemu di Surga


[Submitted by Q_Mono on July 31, 2006, 8:57 pm]
Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja' bin Amr An-Nakha'i, ia berkata : " Adalah di Kufah terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani Na-Nakha". Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. karena sdh jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dijodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar.

Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seorang untuk si pemuda, bunyinya, "Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku dirumahku". Dijawab oleh si pemuda tadi memalui orang suruhannya, "Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu :

"Sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yg akan menimpaku pada hari yg besar". [Yunus : 15]

Aku takut pada api yg tdk pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.

Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata : "Walaupun demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah, Demi Allah tak ada seseorang yg lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu". Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan2 buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu kepada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan perasaan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan si Pemuda itu seringkali berziarah ke kuburannya, dia mengangis dan mendo'akannya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburannya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yg sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya : " Bagaimana keadaanmu? Dan apa yg kau dapatkan setelah meninggal?.

Dia menjawab : "Sebaik-baik Cinta wahai orang yg bertanya Adalah Cintamu. Sebuah cinta yg dapat menggiring menuju kebaikan.

Pemuda itu bertanya : "Jika demikian, kemanakah kau menuju?"

Dia jawab : "Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yg tak berakhir. Dia surga kekekalan yg dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak".

Pemuda itu berkata : "Aku harap kau selalu ingat padaku disana, Sebab aku di sini juga tidak melupakanmu"

Dia menjawab : "Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku minta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah swt) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah".

Si Pemuda bertanya : "Kapan aku bisa melihatmu?"

Jawab si Wanita : "Tak lama lagi kau akan datang melihat kami". Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, sipemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadirat-Nya, Meninggal dunia.
Submitted by paulvincent on Sat, 2006-08-05 05:23.

Submitted by Q_Mono on Mon, 2006-08-07 14:45.
Please Open My Blog http://blog.indosiar.com/firaun/ jangan lupa dukung aq di BA2006 http://blogawards2006.com