[Submitted by setyobudi on January 8, 2006, 12:17 pm]
There is no new year with smile in here
Tahun ini kita mengawali hari dengan berita buruk.Bom meledak kembali dipasar Poso,alangkah murahnya nyawa dihargai di Indonesia ini.Belum lagi kabar tentang penggunaan formalin untuk makanan.Aku tidak ingin membahas masalah Poso sebab terlalu berat untuk dipikir,biarlah pemerintah yang mengurai benang keruwetan aksi teror dinegeri ini.Yang aku ingin bahas adalah penggunaan formalin pada makanan,formalin sebenarnya bahan kimia yang berbahaya dan biasa digunakan untuk mengawetkan mayat,waktu SMA dulu aku juga mengawetkan beberapa hewan untuk keperluan laboratorium menggunakan formalin.Rasanya tak terbayang betapa bahan kimia yang baunya saja membuat orang begitu waspada akan zat kimia yang terkandungnya dapat digunakan untuk mengawetkan makanan.Makanan yang positif terkandung formalin didalamnya antara lain tahu,daging,bakso,ikan asin.Penemuan ini berujung pada penangkapan penjualnya.
Penemuan ini sangat menggelisahkan kita,karena makanan ini hampir ada disekeliling kita.Baik itu kakilima,warung pinggir jalan,selain itu makanan ini sudah akrab dan banyak kita konsumsi.Kalau makanan kita sehari-hari saja sudah diracun mau makan apalagi kita?.Aku menggunakan kata diracun sebab nyatanya zat ini sangat berbahaya.Tak dapat diterima bagaimana kemanusiaan mereka kesampingkan hanya untuk meraih untung.Apa mereka tak pernah berpikir kalau makanan itu di konsumsi oleh bangsa mereka sendiri,apa mereka dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia sendiri.Benarlah bahwa manusia adalah pemangsa bagi sesamanya sendiri,pemangsa bagi bangsanya sendiri.Apa kita dapat membayangkan apa yang terjadi dengan diri kita atau anak-anak kita?Rupanya kehancuran negara bukan hanya terjadi oleh peperangan atau serangan dari luar tapi juga disebabkan oleh bangsa kita sendiri.Ditengah-tengah giatnya membangkitkan kualitas manusia Indonesia takkan berguna tanpa ditunjang makanan yang sehat dan seimbang.
Dampak dari itu bukan saja bagi penjualnya atau pengoplosnya tetapi juga para peternak,nelayan,pedagang yang tidak tahu apa-apa.Nelayan kita yang akhir-akhir ini tak dapat melaut karena tidak mampu membeli solar harus kembali terpukul akan dampak merosotnya permintaan ikan,akhirnya perekonomian masyarakat kecil juga yang akan terganggu.Patut kita merenungkan merosotnya bangsa Indonesia ini apa karena ulah kita juga
