[Submitted by setyobudi on January 4, 2006, 12:28 pm]
MASA DEPAN INDUSTRI STRATEGIS INDONESIA
Pemerintah Indonesia telah menyatakan kesediannya untuk mengutamakan pembelian Alutista dari dalam negeri.Pemerintah akan membeli sejumlah pesawat terbang dan persenjataan lainnya.Seperti rencana pembelian senapan SS-2 dari Pindad,CN-235 dari PTDI dan tidak menutup kemungkinan dari PT.PAL yang sebenarnya mampu mengembangkan kapal tempur.Hal ini perlu disikapi secara positif sebab membeli hasil industri dalam negeri memiliki banyak keuntungan.Diantaranya membantu menumbuhkan industri yang kuat,menghindari ketergantungan suku cadang asing,mendorong pengembangan teknologi yang lebih baik,dan menumbuhkan sikap kebanggan terhadap hasil industri dalam negeri
Industri militer kita sendiri sudah cukup potensial,tercatat beberapa jenis senjata,peluru,dan rudal berhasil dikembangkan oleh Pindad,Helikopter militer oleh PTDI Panser buatan sendiri juga sudah dipakai militer Indonesia.Industri kita sudah selayaknya dipacu menjadi industri yang kuat dengan cara membeli hasil industri sendiri,sebelumnya pemerintah lebih sering membeli senjata dari luar negeri.Ini menunjukkan dualisme pemerintah,distu sisi mengembangkan industri militer sendiri tapi lebih suka membeli dari luar,dikarenakan anggapan buatan dalam negeri kalah unggul dari luar.
Padahal persenjataan dari luar negeri tersebut telah melalui proses yang panjang dalam penyempurnaanya.Proses penyempurnaan tersebut terjadi melalui usaha yang ditentang umat manusia yaitu perang.Sedang produk Indonesia adalah produk awal,belum pernah benar-benar teruji dalam medan peperangan sesungguhnya.Maka dapatlah dimaklumi bila kualitasnya tidak sama.Pentinglah bagi Indonesia mempersenjatai pasukannya dengan senjata dalam negeri.Dari situ dapatlah muncul koreksi tentang senjata-senjata kita sehingga diharap ada proses evaluasi dan penyempurnaan berkelanjutan
Kita perlu sepakat dengan pemerintah dalam hal ini.Selain itu negra kita yang luas memerlukan tentara yang kuat dan persenjataan yang lengkap.Dan untuk melengkapi persenjataan ini tentulah butuh dana yang besar.Sangat masuk akal bila pemerintah menganggarkan dana yang begitu besar untuk anggaran pertahanan dan keamanan.Terlepas dari trauma masa lalu penting bagi kita memiliki militer yang kuat,tanpa militer yang kuat negara takkan berlangsunglama dan kebebasan warganegaranya enjadi terancam.Contoh kasus tersebut adalah kasus Ambalat,dimana Malaysia menunjukkan keangkuhannya menggelar angkatan perangnya.Ingatlah kasus Ambalat dan sadarlah betapa urgennya kebutuhan pertahanan dan keamanan kita
