[Submitted by setyobudi on December 29, 2005, 9:08 am]
BE A NATIONALIST OR DIE FOREVER
Kita tampaknya terlalu curiga pada phak barat padahal didekat kita sendiri ada ancaman yang sangat membahayakan Negara yaitu Malaysia.Dibandingkan Amerika dan Australia malaysia lebih patut dicurigai karena kedekatan wilayahnya yang dengan mudah dapat memasok pasukannya atau m,emasok senjata bagi para pemberontak.Apalagi mengingat keadaan ekonomi Indonnesia umumnya dan kesiapan tentara kita khususnya.Bukan tidak mungkin kita dapat dikalahkan malay dalam waktu singkat Indonesia sudah kalah poin dengan malay dalam berbagai macam hal.Diantaranya malay mampu mempersenjatai AU-nya dengan satuan jet tempur Sukhoi komplit,sedang Indonesia baru bias beli eceran,kap[al perang dan tank-tank kita banyak yang sudah uzur.Kesiapan militer kita meragukan untuk menanggulangi invasi malay,hal ini terlihat dengan lepasnya Sipadan dan Ligitan dan kasus Ambalat menunjukkan wajah sebenarnya dari malay.Walaupun memiliki persamaan bahasa,fisik dan lain-lain tetaplah kita tidak boleh lengah sedikitpun sebab seringkali bangsa yang dekat rasnya justru saling mengalahkan contohnya Jepang-Cina
Dalam hal ekonomi malay lebih kencang larinya dari Indonesia sehingga memaksa para tenaga-tenaga kerja terbaiknya pergi mencari nafkah ke malay.Tapi hanya sebagian yang kembali dengan membawa berita suka yang membawa berita duka juga banyak.Banyaknya TKI yang disiksa majikannya menunjukkan malay masih punya dendam kesumat terhadap Indonesia,walaupun korbannya seorang WNI sekalipun.Hal ini dapat kita pandang sebagai bentuk pelecehan terhadap bangsa dan Negara.
Dalam banyak hal kita kalah tetapi kita sendiri harus introspeksi.Banyak kekurangan dalam diri bangsa kita,korupsi yang merajalela,ketidakadilan hokum,dll.Demo boikot produk Amerika penulis anggap tiidak mempan sebab Amerika mempengaruhi dunia dengan budayanya contohnya film,music,dll.Tapi industri mereka sendiri kurang berjaya di Indonesia.Ford tak pernaqh dominant dinegeri ini paling banter dibeberapa kota hanya menjadi mobil taksi.Motorola terbukti memiliki harga jual yang jauh dibawah kompetitornya.Intel dan Microsoft memangnya anda mau mengganti mereka?.Menurut penulis yang kita harus hindari adalah produk malay sebab nanti uang hasil penjualan mereka pasti banyak sedikitnya akan digunakan untuk membeli peralatan militer perlengkapan tempur,persenjataan baru dan kelak pasti akan diarahkan ke Indonesia
Bangsa kita tak boleh terlalu lengah,walaupun nmusuh dating dengan menawarkan senyum tapi dibelakangnya ia sedang mengasah pisau untuk menikam kita jika lengah.Penulis sendiri coba membayangkan andaikata Dwikora berhasil dengan gemilang seluruh semenanjung Malaya pasti akan bersatu dibawah Indonesia seperti zaman Majapahit dulu,Tidak seperti sekarang dimana kita menjadi bangsa yang lemah dan daerah-daerahnya saling berusaha melepaskan diri dari NKRI,pendiri bangs ini pastilah sedang bersedih.
