Lailackay's blog
Lailackay N


[Submitted by Lailackay on September 29, 2007, 8:45 am]

Titik Temu Tiga Fragmen

Khayun Ahmad Noer

 

Ruang satu

“Kukatakan padamu, aku tak akan pernah....! Bukan....bukan......, bukan aku yang tak pernah mampu dan mau menerimu apa adanya. Tapi kamu yang tak akan sanggup melepaskan kebebasanmu untukku. Yah...demikianlah  kurasa. Kita terlalu berbeda...., melampaui perbedaan langit dan bumi. Dan tentu kau tahu apa arti perbedaan yang  kumaksud. Tapi kau anggap sepele perbedaan itu. Tak sesederhana itu cintaku.....! Perbedaan ini begitu pelik dan rumit untukku. Dan perbedaan itulah yang menyadarkan aku sayang.....!

Aku sayang kamu, akan kulakukan apapun demi engkau. Apapun itu, untukmu! Tapi kau anggap itu hanya bualan untuk menutupi kelemahanku. Aku tak begitu.....! Harusnya kau tahu hingga saat inipun aku tetap cinta kamu. Dan sampai kinipun aku rela melakukan apa saja untukmu. Aku sedih ketika melihat tangismu dan kau katakan aku durjana yang tak lagi cinta kau.  Hatiku tersayat-sayat manisku......! Aku hanya ingin kau mengerti, sambil lalu saja dapat kau mengerti aku, bahagialah aku. Tapi  kau katakan selalu pada dunia, bahwa aku pengecut, pembual, pembohong, dan berjuta sebutan lain yang menampakkan  ketidakberanianku menghadapi kegelisahan orangtuamu yang selalu bertanya siapa kekasihmu, yang selalu kau bungkus rapi cerita tentangnya. Siapa orangnya, yang telah membuat kau tergila-gila. Yah.....itulah aku yang tak mau bicara pada orangtuamu, orang yang selalu kau katakan dengan sebutan-sebutan manis itu karena kegelisahanmu, menunggu keputusan dariku!